Pendahuluan
- Kisah dimana nenek moyang bangsa Israel memberkati Efraim dan Manasye secara tidak lazim ini, yakni dengan tangan bersilang, adalah menjelaskan tentang keistimewaan sifat Tuhan atau cara kerja Tuhan yang perlu dipahami oleh seluruh orang percaya, yaitu mengadakan perubahan yang tak terduga.
- Yang dimaksud dengan melakukan perubahan yang tak terduga ialah: Mendahulukan yang terbelakang menjadi terkemudian, memindahkan dari antrian belakang ke urutan depan, tidak memenuhi syarat menjadi memenuhi syarat, dari posisi yang dipandang rendah menjadi yang dihormati, dianggap berdampak (48;20).
- Maksud dan tujuan dari Tindakan ini adalah untuk mengajarkan bahwa jika seseorang diberkati itu semata – mata hanya karena anugerah Tuhan, dan untuk menyatakan kebaikanNya sehingga semua orang takjub dan memuliakan Dia.
Tradisi Jahudi kuno
- Dalam tradisi Patriakh kuno (pendiri Israel – bapak leluhur – sesepuh), anak sulung adalah anak yang mempunyai derajat tertinggi sesudah bapaknya: Dipandang sebagai simbol keperkasaan, kegagahan, keluhuran martabat (Kej 49;3).
- Tidak heran jika pada masa itu anak sulung selalu lebih didahulukan dan lebih berkuasa serta lebih banyak beroleh warisan jika dibandingkan dengan anak yang lain (Kej 29;20-26. Ul 21;15-17).
- Berbeda dalam peristiwa Manasye dan Efraim. Sebagai anak sulung, Manasye justru beroleh berkat serta warisan yang jauh lebih kecil dari Efraim anak bungsu. Ini mengingatkan kita akan cara kerja Tuhan dalam mengangkat derajat keluarga Yakub dan membawa nama besarnya penuh kejutan, tak terduga/berbeda dari apa yang dibayangkan.
- Bd: Satu sentuhan dari Tuhan dapat menempatkan kita lebih cepat dari waktu normal yang diperlukan.
- Dulu merupakan pergumulan sekarang tidak lagi, dulu tidak mampu bayar cicilan sekarang bisa, dulu mudah kelelahan dan sering sakit sekarang sangat kuat.
- Selama ini mereka menentang kita sekarang tiba – tiba berubah pikiran dan memihak kita. Selama ini kita bingung bagaimana mewujudkan impian, menangani berbagai persoalan, sekarang tenang dan santai.
Kunci mengalami perubahan tak terduga ?
- Memperhatikan cara kerja dan sifat istimewa Tuhan yang penuh dengan kejutan – keajaiban – perubahan yang tak terduga serta melampaui apa yang pernah dikira maka pertanyaannya adalah: Bagaimana caranya agar setiap kita dapat masuk pada perubahan tak terduga itu ?
- Tetap setia dan bertahan dalam iman (Kej 41;50-52).
- Dari arti kedua nama yang diberikan oleh Yusuf kepada dua anaknya yang lahir di tanah Mesir, yakni: Manasye artinya Allah telah membuat aku lupa segala masalah dan urusan keluarga ayahku. Efraim artinya, berbuah lebat di negeri yang penuh penderitaan, maka dapat kita mengerti seperti apa gambaran kehidupan Yusuf sejak dari awalnya, yakni penuh dengan kesukaran dan kesengsaraan.
- Alkitab menuliskan berbagai kesukaran yang sama yang dialami oleh Yusuf sejak dari rumah ayahnya, antara lain: dimusuhi oleh saudara – saudaranya, dijual kepada orang Ismael, kemudian kepada Potifar pegawai Istana Firaun, difitnah, dipenjarakan dan dilupakan oleh mereka yang telah ditolongnya.
- Menariknya ialah, walau berbagai kesukaran dan kesengsaraan yang sama berkali – kali dialami oleh Yusuf namun ia tetap setia dan bertahan dalam iman. Akibatnya Yusuf mengalami perubahan yang tak terduga; ia diangkat menjadi orang kedua setelah Firaun dalam memimpin Mesir (Kej 41;39-41).
Nyanyian penyembahan
- Ku tetap cinta, ku tetap setia
- Bapa Kau setia – Kau tunjukkan kasih setiaMu
- Kau yang selalu mengasihiku dengan..


