Pendahuluan
- Jika kita memperhatikan serta merenung-renungkan ungkapan kalimat demi kalimat yang tertuang dalam ayat bacaan kita ini secara cermat dan hati-hati, maka kita akan menemukan bahwa;
- Apa yang dicatat dalam ayat Alkitab ini adalah, ingin memberitahukan kepada kita sekalian bahwa, Allah menghendaki agar pernikahan yang kita bangun bersama kekasih kita menjadi pernikahan yang membanggakan.
- Yakni, pernikahan yang membanggakan orangtua/mertua,keluarga, para sahabat,serta semua orang, terutama Tuhan.
- Darimana kita mengetahui bahwa apa yang dicatat dalam ayat Alkitab ini adalah ingin memberitahukan kepada kita sekalian bahwa, Allah menghendaki agar pernikahan yang kita bangun bersama dengan kekasih kita menjadi pernikahan yang membanggakan?
- Dari ungkapan kalimat yang dicatat dalam ay;5, ayat bacaan kita ini, yakni kalimat yang berbunyi; “Maka kemuliaan Tuhan akan dinyatakan dan seluruh umat manusia akan melihatnya bersama-sama”.
- Bd :Kata, “Kemuliaan Tuhan akan dinyatakan” adalah menunjuk pada, sesuatu yang membanggakan, mengagumkan, sesuatu yang sangat menakjubkan, dan luar biasa yang Tuhan kerjakan, dan yang dapat dilihat oleh semua orang.
Bagaimana membangun pernikahan yang membanggakan?
- Pertanyaannya adalah, bagaimanakahmembangun pernikahan yang membanggakan dan yang memuliakan Tuhan, sebagaimana yang dimaksud dalam ayat Alkitab kita ini?
- Singkirkan Emosi Yang Tidak Stabil Dari Diri Kita (Ay;3).
- Perhatikanlah ungkapan kalimat yang berbunyi;persiapkanlah dipadang gurun jalan untuk Tuhan, luruskanlah dipadang belantara jalan raya bagi Allah kita! (ay:3).
- Kata, “Padang gurun dan padang belantara” adalah menunjuk pada sebuah tempat yang tidak menyenangkan.Panas, tandus, kering, sepi, seolah-olah jauh dari kehidupan.
- Kata “Padang gurun dan padang belantara” juga adalah gambaran dari situasi dan keadaan-keadaan yang tidak stabil. Dimana pada siang hari sangat panas, dan pada malam hari sangat dingin/tidak stabil.
- Itulah sebabnya, Firman Tuhan berkata; Persiapkanlah…Luruskanlah…Artinya,Tuhan mau supaya setiap kita menyingkirkan segala bentuk emosi yang tidak stabil dari dalam diri kita, jika tidak; maka kemuliaan Tuhan tidak akan turun dalam pernikahan kita.
Ciri orang yang hidup dipadang gurun
- Ciri utama dari orang yang ada dipadang gurun/padang belantara adalah, bersungut-sungut, mengomel danmenggerutu.(Lih: Bangsa Israel, Kel 15;24. Bd, I Kor 10;10).
- Bd :Kalau keadaan lagi baik/senang, ia bisa baik pada semua orang. Tapi kalau lagi merasa sedih dan tidak diperhatikan, ia menjadi marah, tersinggung, dan mengomel.
- Bd :David seamens berkata, “Sering sekali masih ada sifat kekanak-kanakan yang tersembunyi didalam diri orang dewasa”.
- Ilustrasi:
- Istri racuni suami hingga mati.
- Istri bisa jadi satpam bagi suami.
- Pria usia 70 tahun panggil “Sayang” sama istri.
- Singkirkan Rasa Tidak Pernah Puas Dari Diri Kita (Ay;3).
- Disamping untuk menunjukkan situasi yang tidak stabil, kata; “Padang gurun dan padang belantara” juga adalah menunjuk pada: Suatu kondisi, serta keadaan hati manusia yang tidak pernah puas.
- Yakni, keadaan hati yang tidak pernah puas dengan apa yang sudah ada dan yang sudah diberikan oleh Allah. Tidak puas dengan pasangan kita, dengan apa yang sudah diperbuatnya,dll.
- Bd :Situasi dipadang gurun/padang belantara, seberapapun banyaknya air yang kita tumpahkan keatasnya pasti akan lenyap dengan sekejap.
- Banyak orang memasuki pernikahan dengan impian akan mereguk kepuasan dari anggur pernikahan, tapi nyatanya, impiannya kosong.
- Bd: Pernikahan sering sekali seperti sebuah fatamorgana/pemandangan alam yang indah, setelah dilalui ternyata banyak onak dan duri.
- Bd: Perempuan Samaria (Yoh 4).

