Pendahuluan
- Pada minggu yang lalu, saat kita mempelajari Mzm 102;1-13, dari ayat – ayat yang kita pelajari itu terlihat jelas bagi kita bahwa, Allah menginginkan agar setiap kita memberi ruang bagi peningkatan, percaya serta selalu berharap bahwa masa – masa peningkatan akan segera tiba.
- Bahkan lebih jauh lagi, penulis kitab Mazmur 102 itu mendorong kita untuk yakin bahwa kita dapat mencapai hal – hal yang tidak pernah kita anggap mungkin, yakin bahwa kita akan menyaksikan jalan keluar, pintu yang dibukakan, pemulihan, dst. Itulah sebabnya mengapa kalimatnya berbunyi: Engkau sendiri akan bangun …
- Bd: Penulis kitab Mazmur yang lain berkata bahwa promosi dimasa depan bukan berasal dari timur dan barat atau yang lain tetapi dari Tuhan (Mzm 75;6-8).
- Belajar dari kebenaran ini maka dapatlah kita mengerti bahwa Allah ingin agar setiap kita terbuka bagi peningkatan, dan selalu percaya bahwa Ia telah menetapkan waktu untuk musim peningkatan, jalan keluar serta pintu – pintu yang terbuka.
Peningkatan atau penurunan adalah pilihan
- Setelah belajar bahwa Tuhan ingin agar setiap kita memberi ruang bagi peningkatan, maka pada hari ini saya akan berbicara tentang “Peningkatan atau Penurunan”. Maksud dan tujuan pembahasan ini ialah menolong kita mengerti mengapa seseorang mengalami peningkatan dan yang lain mengalami penurunan?
- Perhatikan bunyi kalimat yang berbunyi: Kepadamu kuperhadapkan kehidupan dan kematian, berkat dan kutuk. Pilihlah kehidupan, supaya engkau tetap hidup, baik engkau maupun keturunanmu.
- Kata, “Pilihlah kehidupan, supaya engkau tetap hidup, baik engkau maupun keturunanmu.” Menjelaskan bahwa: Mengalami peningkatan atau penurunan, bergantung kepada pilihan – pilihan atau keputusan – keputusan yang kita buat setiap hari. Hidup dalam rata – rata/ meningkat, maju/ mundur, berhasil/ gagal.
- Bd: Latar belakang pernyataan ini disampaikan oleh Musa ialah, betapa banyaknya keputusan-keputusan salah yang diambil bangsa Israel sehingga perjalanan yang seharusnya dapat ditempuh dalam waktu singkat, menjadi 40 tahun. Betapa banyaknya kematian sia-sia karena keputusan yang salah, dst.
Pesan berbanding terbalik
- Dalam Alkitab terdapat pesan yang berbanding terbalik, beberapa diantaranya terdengar cukup keras.
- Tuhan mengatakan bahwa manusia ada yang dungu, bodoh dan fasik, tetapi di sisi lain Dia mengatakan bahwa ada yang bijaksana, terhormat dan dipenuhi berkat. Semua tergantung pada pilihan – pilihan kita.
- Baca Ams 10;7 ; 12;1 ; 20;3.
Peningkatan dimulai dari pilihan/keputusan
- Setuju atau tidak setuju, peningkatan atau penurunan, tetap hidup dalam rata – rata atau mengalami kemajuan, semua berawal dari pilihan atau keputusan – keputusan yang diambil oleh seseorang. Oleh sebab itu, menentukan pilihan, mengambil keputusan adalah merupakan kesempatan terbesar yang kita miliki.
- Saya membaca beberapa tulisan dari orang – orang yang memiliki impian yang layak dikejar lalu mereka berhasil menangkapnya, dan kemudian mereka memimpikan impian yang jauh lebih besar lagi, salah satu diantara mereka yang tulisannya baca bernama Jhon Mason.
- Ada ide – ide yang bernilai jutaan dollar disekeliling kita setiap hari,… pertanyaannya ialah apakah kita melihat ide – ide tersebut atau tidak? Kita dapat mengamati ribuan mujizat setiap hari atau kita tidak dapat melihat apapun? Peluang terbesar seseorang adalah tepat dimana ia berada.
- Earl Nightingale seorang pakar pengembangan kepribadian – pembicara motivasi dari Amerika Serikat, berkata: Kita saat ini berada (berdiri) tepat ditengah “tambang intan” milik kita sendiri.
Tindaklanjuti apa yang telah diputuskan
- Pernahkah kita melihat seseorang yang kita kenal ada diposisi yang sama seperti posisi lima tahun yang lalu? Mereka adalah orang – orang yang mempunyai mimpi yang sama, peluang yang sama, cara berpikir yang sama dan alibi yang sama namun tidak bersedia bergerak maju menindaklanjuti apa yang mereka impikan.
- Kehendak Tuhan bagi kita adalah bertumbuh dan berbuah (Yoh 15). Oleh karena itu kita harus terus belajar dan meningkatkan diri. Dari satu orang kita belajar apa yang tidak boleh kita lakukan, dan dari yang lainnya kita belajar apa yang harus kita lakukan. Ini yang disebut dengan belajar dari semua orang.
- Setelah kita belajar dari semua orang, maka kita harus tiba pada bagian terpenting dari belajar itu sendiri, yakni; apa yang kita lakukan setelah kita belajar? Apa yang kita pelajari sesudah kita mengetahui semuanya.
- Bd: Tiga kali Tuhan berkata kepada Yosua, “Kuatkan dan teguhkanlah hatimu” (Yos 1;6,7,9). Pesan ini mengajarkan tentang pentingnya mengambil keputusan dan segera menindaklanjuti apa yang telah kita putuskan.
Nyanyian dan Penyembahan
- Engkau Tuhan yang setia
- Penolong yang selalu setia
- Penolongku hanyalah diriMu


