MEMBERI RUANG BAGI PENINGKATAN (MZM 102;1-15).

Pendahuluan

  • Perhatikan bunyi kalimat yang dicatat dalam ay;14 ayat bacaan kita ini, yakni kalimat yang berbunyi: Engkau sendiri akan bangun, akan menyayangi Sion, sebab sudah waktunya untuk mengasihaninya, sudah tiba saatnya. 
  • Kalimat, “Engkau sendiri akan bangun, akan menyayangi Sion, sebab sudah waktunya untuk megasihaninya, sudah tiba saatnya” menjelaskan bagaimana Allah menginginkan:
    • Agar setiap kita terbuka bagi peningkatan, berharap dan percaya bahwa musim peningkatan akan segera tiba.
    • Mengajak setiap orang percaya untuk memberi ruang bagi peningkatan, yakin bahwa kita akan mencapai hal – hal yang tidak pernah kita anggap mungkin.
  • Dengan kata lain, Allah ingin agar setiap kita mengerti bahwa Allah telah menetapkan waktu – waktu peningkatan/pemulihan bagi setiap orang. Allah sudah menetapkan waktu untuk setiap orang untuk menyaksikan jalan keluar, pintu yang dibukakan, pemulihan, kesembuhan, serta berkat – berkat hebat lainnya.

Keadaan sang Pemazmur

  • Jika kita memperhatikan ayat demi ayat dalam perikop ini, maka akan tampak jelas bagi kita seperti apa keadaan Pemazmur saat ia menuliskan pasal ini, yakni ia sedang mengalami sengsara, lemah dan tidak berdaya (ay;1).
  • Keadaan sengsara, lemah serta tak berdaya tersebut disebabkan oleh; kefanaan hidup (4-5), kesehatan yang tidak baik (6), kesepian (7), tidak bisa tidur (8), di cela – di permainkan – ditentang oleh musuh (9), merasa sedih karena diasingkan oleh Tuhan Allah (10-11).
  • Menariknya ialah, walau sang Pemazmur sedang diperhadapkan dengan sengsara yang sedemikian berat dan yang mengakibatkan dia lemah dan tak berdaya, namun ketika Pemzmur  membawa semua keluh kesahnya kepada Allah melalui doa, maka suatu penghiburan terjadi.
  • Tuhan memberitahukan kepada sang Pemazmur bahwa Allah tidak pernah berubah, Allah selalu penuh dengan pengasihan, bahkan disampaikan bahwa Ia akan datang kepada Sion (umat pilihanNya) dan mengubah keadaannya.
  • Belajar dari kebenaran ini maka dapat kita mengerti bahwa: walau seolah – olah kita merasa sedang mendayung ke arah hulu, kehidupan dalam pergumulan terus – menerus, segala sesuatu tampak menentang. Tetapi Tuhan berkata bahwa waktunya untuk mengasihani sudah tiba. Ia sendiri akan bangu
  • dan menyayangi sion (ay;14).

Tetap percaya dan jangan ragu

  • Billy Graham adalah seorang hamba Tuhan biasa dan masih muda sebelum ia mengalami apa yang disebut dengan musim peningkatan. Ia telah melayani dibeberapa pertemuan besar dan beberapa kota tetapi dia belum dikenal secara nasional.
  • Pada tahun 1949 dimusim panas dibawah tenda besar, Ps. Billy menyelenggarakan sebuah pertemuan KKR di Los Anggles. Seorang pria Bernama William Randolph Hearst hadir dan mendengarkan khutbah Billy Graham. Ia tersentuh dan sangat terberkati.
  • Mr. William ternyata adalah seorang pemilik surat kabar terbesar di negeri itu. Dan ada malam itu, ia mengirim pesan pada semua dewan redaksinya agar menulis artikel yang baik tentang Billy Graham. Sejak minggu berikutnya seluruh Amerika membicarakan hamba Tuhan muda ini dan ia menjadi hamba Tuhan terbesar hingga matinya.
  • Apa yang terjadi pada Ps. Dr. Billy Graham? Peningkatan. Tuhan membawa Bill Graham maju lebih cepat, naik lebih tinggi. Pencapaian popularitas dan kredibilitas ini bisa memakan waktu seumur hidup bagi dia, tetapi Tuhan cukup memakai seseorang untuk meningkatkan kehidupan dan pelayanannya.
  • Bd: Pengkhotbah 3;1-11. Luk 4;18-19.

Daud remaja yang dilupakan

  • Alkitab mengkisahkan bahwa Daud adalah seorang yang berkenan dimata Tuhan dan sedang dipersiapkan untuk menjadi pemimpin Israel menggantikan raja Saul. Namun tahun demi tahun berlalu, tetapi dia tidak melihat hal apapun terjadi.
  • Yang dialami oleh Daud adalah sebaliknya; dia ditinggal di padang rumput sendirian menggembalakan domba – domba ayahnya, tidak seorangpun yang mengenal Daud, tidak ada yang memperhatikan dia dan dia tidak memiliki pengaruh apapun. Saya yakin bahwa Daud menyadari semuanya ini.
  • Suatu hari Daud pergi ke medan tempur dan berhadapan dengan Goliath. Daud tidak pernah mendapat pelatihan militer, semua keanehan harus dihadapi. Dalam beberapa menit Daud mengalahkan Goliath, dan diapun menjadi pahlawan nasional. Dalam waktu yang sangat cepat Daud menjadi orang yang berpengaruh dan dihormati.
  • Apa yang terjadi dengan Daud? Tuhan datang dan membawa Daud mengalami peningkatan. Satu sentuhan kemurahan Tuhan mendorong Daud maju bertahun – tahun kedepan. Yang menarik disini adalah Tuhan menggunakan rintangan untuk meningkatkan kredibilitas Daud.
  • Seperti Daud, kita berpikir bahwa kita tertinggal, kita berada ditempat yang tidak kita harapkan, belum mendapat kesempatan baik, dst. Jangan berkecil hati. Rintangan itu dapat menjadi sesuatu yang Tuhan pakai untuk mempromosikan kita. Itu bisa menjadi masa dimana Tuhan akan mempercepat waktu dan menyelesaikan sesuatu yang seharusnya membutuhkan waktu seumur hidup.  

Nyanyian dan Penyembahan

  • Tuhan aku rindu, Tuhan aku puas
  • Tuhan Engkau Ajaib bagiku
  • Ku yakin Kau hadir disini

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *