MENGUBAH CARA PANDANG MENJADI BARU – BAIK (EFESUS 4:17-24)

glasses, reading glasses, spectacles-1246611.jpg

Pendahuluan

  • Perhatikanlah apa yang dicatat 4;20-21: Kamu telah belajar mengenal Kristus. Kamu telah mendengar tentang Dia, bahkan kamu telah menerima pengajaran di dalam Dia. Karena itu, lanjut rasul Paulus, kamu harus melakukan 2 tahapan berikut ini, yaitu:  
    • Menanggalkan manusia lama – Cara pandang yang lama – buruk – negative (Ef 4;22).
    • Mengenakan manusia baru – Cara pandang yang baru – baik – positif (Ef 4;24).
  • Memperhatikan apa yang disampaikan oleh ayat Alkitab ini, maka dapatlah kita mengerti bahwa: Setelah kita menjadi orang percaya/lahir baru, maka didalam diri kita masih ada bagian dari manusia lama, yakni sifat/karakter yang terbangun sebelum kita menerima Yesus sebagai Tuhan sebagai Juruslamat kita.
  • Baik manusia lama maupun manusia baru yang terdapat dalam diri kita ini, masing – masing mempengaruhi sikap dan cara pandang kita atas segala sesuatu yang ada. Apakah yang ada didalam diri kita maupun yang ada di sekitar kita.
    • Cara pandang manusia lama: Mencakup segala sesuatu yang berkaitan langsung dengan sifat dasar iblis – persepsi yang buruk, perasaan negative dan tindakan yang tidak sesuai dengan Firman Tuhan (Ef 4;25-30).
    • Cara pandang manusia baru: Sikap yang sama sekali berbeda dengan cara pandang manusia lama, yaitu penuh dengan kebenaran, kekudusan  serta sikap – sikap positif lainnya yang berasal dari Roh Kudus (Ef 4;32).
  • Bd: Amsal 23;7.

Bagaimana mengubah cara pandang agar menjadi baru?

  • Mengingat di dalam diri setiap orang percaya/ orang yang telah lahir baru terdapat manusia yang sepenuhnya baru yaitu; sifat dan gambaran mental yang baru – penuh dengan luapan sukacita serta damai sejahtera.
  • Dan disisi lain, masih terdapat juga bagian dari manusia lama, yakni yang dikendalikan oleh sikap – sikap yang salah – yang membuat kita tidak bisa hidup cerdas, tidak bisa memiliki kuasa dalam membuat pilihan yang terbaik dalam hidup.
  • Maka pertanyaannya adalah: Bagaimana mengubah cara pandang kita sehingga menjadi cara pandang yang baru setiap hari, yakni penuh dengan luapan sukacita serta damai sejahtera sebagaimana yang digambarkan dalam Ef 4;32?
  1. Memprogram ulang pikiran kita (Ef 4;23).
    • Perhatikan kalimat yang berbunyi: Supaya kamu dibaharui dalam roh dan pikiranmu. Kata “Dibaharui” artinya adalah dibangun kembali, direnovasi, ditransformasi atau di program ulang.
    • Istilah yang dipergunakan dalam bahasa Yunani adalah  “Metamorphosis”. Artinya: Proses perubahan yang terjadi ketika ulat bulu menjadi kepompong yang kemudian berubah menjadi seekor kupu – kupu.
    • Artinya: Setelah kita lahir baru, maka kita harus menyingkirkan informasi lama dari pikiran kita sehingga kita tidak hidup dalam kebencian, serta tidak tertarik lagi melakukan segala jenis kegiatan yang berbau dosa – dan kemudian menaruh kedalam pikiran kita sikap/ pikiran yang sama persis dengan yang Roh Kudus miliki.
    • Bd: Seorang pekerja yang sedang merenovasi rumah. Ia harus merobohkan tembok yang lama, menyingkirkan karpet, lemari, dll. Pikiran kita adalah rumah itu, dan Firman Tuhan adalah pekerja bangunannya. Semakin kita merenungkan Firman semakin dibaharui pemikiran kita.
    • Bd: Kisah seorang hamba Tuhan yang telah bertobat dari pekerjaan mencuri dan membongkar rumah.
    • : Pikiran kita sama seperti sebuah computer. Apa yang kita program kedalamnya   

Menentukan seperti apa fungsinya.

  1. Beroperasi berdasarkan identitas yang baru (II Kor 5;17).
    • Alkitab memberitahukan bahwa setelah kita hidup di dalam Kristus, maka kita memperoleh identitas yang baru yaitu ciptaan yang baru. Mengenali siapa dan bagaimana identitas kita yang baru setelah di dalam Kristus adalah kunci kepada hidup kekristenan yang berkemenangan.
    • Berdasarkan keterangan I Tes 5;23, manusia terdiri dari tiga bagian yaitu: Roh, Jiwa dan Tubuh.
      • Tubuh adalah bagian dari fisik yang kasat mata dan mudah dikenali.
      • Jiwa adalah bagian dari emosi, pikiran, perasaan dan kehendak. Oleh banyak orang ini disebut sebagai kepribadian.
      • Roh adalah bagian dari diri kita yang paling penting  yang ditaruh Allah dalam diri manusia saat penciptaan. Ketika roh pergi maka kehidupan pergi (Kej 2;7, 16-17).
    • Untuk bisa mendapatkan gambaran yang akurat tentang fisik kita maka hal yang biasa kita lakukan adalah melihat ke cermin. Dan supaya kita mengerti bahwa sosok yang tampak dalam cermin/photo/video itu adalah benar diri kita, maka dibutuhkan iman/percaya.
    • Demikianlah yang terjadi dengan manusia roh kita. Kita bisa melihat gambaran akurat tentang identitas manusia baru yang terdapat didalam diri kita dari cermin Firman (Yoh 6;63).
      • Bd: Jika perkataan yang Yesus katakan adalah roh dan hidup, maka Firman Tuhan bukan hanya sebuah kitab, Ia adalah sebuah cermin untuk bisa melihat kedalam dunia rohani.
      • Sebahagaian besar orang terlalu bergantung pada panca indera sehingga mereka tidak bisa menerima bahwa ada dunia roh yang nyata selain dari pada apa yang dapat mereka lihat, kecap, dengar, cium dan rasakan.

Nyanyian penyembahan:

  • Bapa Engkau mengenalku/ kini aku berserah/ sampai akhir hidupku
  • Dengan apa kan kubalas

12 komentar untuk “MENGUBAH CARA PANDANG MENJADI BARU – BAIK (EFESUS 4:17-24)”

  1. Right here is the perfect webpage for anyone who really wants to
    understand this topic. You realize so much its almost tough to argue with you
    (not that I really will need to…HaHa).
    You certainly put a brand new spin on a subject that’s been discussed for decades.

    Great stuff, just excellent!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *