IMANUEL: ALLAH MENYERTAI KITA (MATIUS 1:23)

church windows, stained glass windows, church-2217785.jpg

Pendahuluan

  • Alkitab kita ini terdiri dari dua bagian, yakni kitab PL dan kitab PB. Masing – masing kitab ini terdiri dari beberapa sub bagian pula. PL terdiri dari; kitab sejarah, kitab Taurat, Raja – Raja, Syair dan para nabi. Sedangkan PB terdiri dari dari: Injil, Surat Pastoral, dst.
  • Injil berasal dari bahasa Yunani, yakni: EUANGELION. Dalam bahasa Inggris disebut GOSPEL. Baik Euangelion maupun Gospel, artinya adalah sama, yaitu: KABAR BAIK.
  • Disebut kabar baik adalah, karena Allah telah menjelma menjadi manusia; lahir dan tinggal diantara manusia, bergaul dengan orang berdosa, mati demi menebus dosa manusia, bangkit serta naik ke Sorga, menyediakan tempat bagi orang percaya dan akan datang menjemput mereka untuk berada bersama dengan Dia di Sorga.
  • Bd: Jika Yesus hanya lahir sebagai manusia dan bergaul dengan orang berdosa, maka tidak dapat disebut sebagi kabar baik. Jika Dia hanya sekedar melakukan mujizat bahkan mati menebus dosa manusia, juga tidak dapat disebut sebagai kabar baik. Tetapi karena Dia telah bangkit, naik ke Sorga dan akan datang kembali, maka Injil disebut sebagai kabar baik.

Pentingnya mengerti frasa IMANUEL

  • Untuk bisa memahami dan benar – benar mengerti makna dari kata IMANUEL: Allah Menyertai Kita, maka kita perlu mempelajari beberapa hal, sebab jika tidak maka kita tidak bisa mengalami suasana natal pada kala itu.
  • Adapun beberapa hal yang perlu kita melajari sehingga kita bisa mengalami SUASANA BAHAGIA pada periode kehidupan waktu itu, antara lain:
  1. Mengerti seperti apa kondisi kehidupan pada periode itu.
    • Waktu itu Allah tidak ada ditengah – tengah mereka/tidak menyertai manusia. Setiap orang hidup dibawah undang – undang agama (Hukum Taurat). Dan setiap orang yang ingin beribadah kepada Allah harus datang kesuatu tempat tertentu (Yerusalem), membawa serta korban persembahan, dipandu oleh seorang imam, dsb.
    • Tetapi sekarang, Allah yang maha Kudus dan yang benar – benar adil dan sempurna telah datang untuk hidup dan tinggal diantara orang berdosa, diantara mereka yang tidak bisa memenuhi hukum Taurat, miskin serta teraniaya. Sekarang, mereka bisa melihat, mendengar, menjamah, bahkan Dia menyertai mereka.
    • Bd: Meskipun Yesus berada di Sorga sekarang, janjiNya melalui Perjanjian Baru yang diadakanNya sebelum Ia naik ke Sorga adalah: Ia menyertai kita sampai kesudahan alam.  Itulah kabar baik (Mat 20;28).
  1. Siapa yang pertama mendengar berita kelahiran Yesus.
    • Sungguh menarik bahwa, orang pertama yang mendengar berita tentang kelahiran Yesus Kristus adalah para gembala, kemudian orang majus dari timur (Luk 2;8-11. Mat 2;1-6).
    • Hal yang sungguh menarik untuk dipelajari dari peristiwa ini adalah: Para gembala tidak pernah bisa memenuhi bagian dari hukum Taurat, seperti; upacara agama/perayaan hari besar maupun upacara pembasuhan tangan, dll. Oleh sebab itu, para gembala adalah orang yang dipandang hina oleh kaum agamawi Jahudi.
    • Menariknya, kepada golongan seperti inilah berita kelahiran sang Juruslamat diberitahukan, yakni bahwa seseorang telah datang untuk memenuhi hukum Taurat bagi mereka. Itulah sebabnya mereka sujud menyembah dan mempersembahkan emas, kemenyan dan mur (Mat 2;10-11).

Nyanyian dan Penyembahan

  • Tuhan Engkau ajaib bagiku

Tuhan Aku rindu, Tuhan aku siap

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *