MENJADI YANG TERBAIK (MAZ 75:6-8)

boxing, winner, looser-555735.jpg

Pendahuluan

  • Setiap orang tentu rindu atau ingin menjadi yang terbaik. Kita tentu mengharapkan agar suami/istri/anak kita kelak menjadi yang terbaik; pemimpin yang terbaik, kepala keluarga, mahasiswa, karyawan atau bos yang terbaik, dst.
  • Jika kita menyimak pembicaraan – pembicaraan yang terbangun ditengah – tengah masyarakat luas, pada umumnya banyak yang berpendapat bahwa, menjadi yang terbaik/berada di posisi terbaik adalah merupakan hal yang sangat sukar.
  • Alasannya adalah, dibutuhkan berbagai kriteria yang bisa mengakibatkan seorang pekerja dipromosikan, ada banyak hal (faktor) yang mengakibatkan seorang bos/ pegawai dapat disebut sebagai bos/pegawai yang terbaik. Itu sebabnya beberapa pekerja dipromosikan dan sebahagian besar tidak.
  • Bd: Hal ini menjelaskan bahwa seolah – olah ada “formula ajaib” untuk seseorang bisa menjadi seorang yang terbaik.   

Kita memiliki pilihan total

  • Meskipun sebahagian besar orang mengira bahwa, berada di posisi menjadi yang terbaik, hanya bisa terjadi apabila seseorang memiliki pendidikan, kharisma, koneksi atau jalur persahabatan yang khusus untuk menyokongnya.  Namun ayat Alkitab yang kita baca ini mengatakan sesuatu yang sangat berbeda?
  • Ayat Alkitab yang kita baca ini menyatakan bahwa, promosi dan peninggian berasal dari Tuhan. Perhatikan, Pemazmur menulis: Sebab bukan dari timur atau dari barat dan bukan dari padang gurun datangnya penggian itu, tetapi Allah adalah Hakim; direndahkanNya yang satu dan ditinggikanNya yang lain (Mzm 75;7-8).
  • Pada bahagian ini, kita perlu hati – hati. Walau kalimatnya berbunyi: Sebab bukan dari timur atau dari barat dan bukan… Bukan berarti bahwa hal ini akan terjadi secara sewenang – wenang/semau – maunya Tuhan.
    • Bd: Penerapan ayat ini tidak seperti arah angin yang berhembus dari timur ke barat, kemudian secara acak ia membawa seseorang naik menjadi yang terbaik, tidak!
  • Benar bahwa Tuhan yang meninggikan tetapi bukan Dia yang menentukan, apakah seseorang akan menjadi yang terbaik atau tidak? Apakah ini dua hal yang kontra dengan apa dikemukakan diatas? Tidak. Kedua hal ini adalah benar, yaitu: Bahwa peninggian datang dari Tuhan, tetapi bukan Tuhan yang menentukan.
  • Bd: Tuhan menciptakan kita untuk berhasil/menjadi yang terbaik. Tetapi Tuhan “tidak dengan berdaulat” menjadikan beberapa orang pemimpin dan menjadikan beberapa orang lainnya pengikut.Ia memiliki rencana besar atas setiap kita, tetapi kita memiliki pilihan total (Yer 29;11. Bd Ul 30;19).

Kunci menjadi yang terbaik

  • Jika Tuhan yang meninggikan dan kita punya pilihan, pertanyaannya adalah, pilihan – pilihan seperti apa yang membuat Tuhan meninggikan, mempromosikan menjadikan kita kita yang terbaik ?
  1. Pilihlah memiliki sikap hidup yang baik (Mat 25;26-30).
    • Dalam perikop ini, Yesus mengkisahkan sebuah ilustrasi tentang seorang tuan yang sedang bersiap untuk pergi melakukan perjalanan keluar negri, kemudian ia mempercayakan sebahagian dari kekayaannya kepada tiga orang hambanya sesuai dengan kemampuannya.
    • Dua orang dari hamba tersebut menggandakan investasi tuannya itu, sehingga mendapatkan hasil yang baik, sedangkan hamba yang ketiga menyembunyikan uang sang tuan sehingga tidak memperoleh hasil ((Mat 25;14-18).
    • Ketika sang tuang kembali, maka ia mempromosikan kedua hamba yang menghasilkan uang tersebut; menyebut mereka hamba yang baik dan setia, dan mempercayakan perkara yang lebih besar lagi.
      • Sedangkan hamba yang satu, dimarah oleh sang tuan dan menyebutnya pemalas dan tak bertanggung jawab (Mat 25;21-22,23).
    • Pernahkah kita mencari tau apa yang menjadi penyebab mengapa 2 hamba itu dipromosikan dan 1 hamba di marah oleh sang tuan? Ini bukan masalah bahwa sang tuan tidak adil, atau kehilangan keuangan.
      • Ini masalah sikap hidup yang diperlihatkan oleh para hamba tersebut.  Dengan kata lain, sikap hidup adalah penting dihadapan Allah.

Nyanyian dan perjamuan kudus

  • Bapa yang setia/Kau Tuhan adalah Bapa yang setia. 
  • Bila Kau ijinkan sesuatu terjadi/Waktu Tuhan pasti yang terbaik
  • Tak pernah tinggalkan perbuatan tanganMu/Takkan pernah terlambat

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *