Pendahuluan
- Minggu lalu kita telah belajar bahwa Berjalan dalam kebenaran adalah hal yang sungguh sangat penting. Bahkan kata kebenaran disebutkan sebanyak 450 kali dalam seluruh Alkitab, dan kata iman sebanyak 348 kali.
- Walau berjalan dalam kebenaran adalah merupakan hal yang sungguh sangat penting, namun masih ada saja orang yang kebingungan serta tidak mengerti apa dan bagaimana yang dimaksud dengan Berjalan Dalam Kebenaran? Itu sebabnya, topik pembahasan kita sepanjang bulan ini berbicara tentang berjalan dalam kebenaran.
- Pada minggu yang lalu kita telah belajar, bagaimana yang dimaksud dengan berjalan dalam kebenaran dengan cara yang salah, yakni: Jika kita menjalani kehidupan dengan mengandalkan manusia dan kekuatannya sendiri (Yer 17;5).
- Yang dimaksud dengan mengandalkan manusia/kekuatannya sendiri adalah: menaruh kepercayaan pada perbuatan/usahanya sendiri, bergantung pada diri sendiri, menjadikan usahanya sendiri sebagai kekuatannya.
Cara yang benar
- Pada hari ini kita akan belajar mengenai, bagaimana berjalan dalam kebenaran dengan cara yang benar (bagaimana cara menjalani kehidupan yang benar dengan cara yang benar). Adapun cara yang diajarkan oleh kitab Yeremia ini adalah:
- Mengandalkan Tuhan (Yer 17;7).
- Alkitab kita ini sungguh luar biasa, ia tidak berhenti begitu saja setelah mendeskripsikan bagaimana kehidupan orang yang mengandalkan kekuatnnya sendiri, tetapi ia melanjutkan memberi gambaran indah tentang orang yang berjalan dalam kebenaran dengan cara yang benar, yakni diberkati.
- Dapatkah kita melihat betapa hebat perbandingan antara orang yang mengandalkan manusia/kekuatannya sendiri VS orang yang mengandalkan Tuhan? (cara menjalani kehidupan yang benar dan yang salah). Perbedaannya adalah antara orang yang terkutuk dan orang yang diberkati (Yer 17;5,7 ; 17;6,8).
- Bd: Orang yang mengandalkan manusia dan kekuatannya adalah orang yang terkutuk, yakni tidak dapat melihat keadaan baik ketika ia datang.
- Bd: Orang yang mengandalkan Tuhan adalah orang yang diberkati, yakni orang yang tidak kuatir walau mengalami tahun kering (NKJV; tidak akan melihat).
- keterangan ini menjelaskan bahwa, musim kering akan datang pada semua orang termasuk orang yang diberkati, perbedaannya adalah orang yang diberkati akan terus bertumbuh, kuat, berkembang, dan selalu segar sepanjang tahun.
- Dengan kata lain, ia tidak sadar akan terik panas yang datang, ia tetap sehat, semangat dan dinamis.
Tidak ada yang bernilai kecuali dibangun diatas kebenaran
- Pemazmur menasehati kita: Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia – sialah usaha orang yang membangunnya; jikalau bukan TUHAN yang mengawal kota, sia – sialah pengawal berjaga – jaga (Mzm 127;1-2).
- Ungkapan kalimat ini menegaskan bahwa tidak ada sesuatu apapun yang bernilai dan yang permanen kecuali ia dibangun diatas kebenaran/kehendak Tuhan.
- Mengetahui apa yang benar dan tidak melakukannya, sama buruknya dengan mengerjakan sesuatu yang salah. Ketika kita berjalan dengan mengandalkan kekuatan kita sendiri itu berarti kita sedang mengundang segala bentuk tekanan dan kesukaran masuk kedalam hidup kita.
- Kita tidak perlu menyingkirkan kesukaran yang lama untuk memberi tempat bagi kesukaran yang baru, cepat atau lambat ia akan masuk kedalam hidup kita, apalagi jika kita menjalani kehidupan dengan cara yang salah (Ams 16;9,3).
- Bd: Tidak ada hal yang lebih mahal dari apapun kecuali mengerjakan hal yang salah. Tidak ada hal yang lebih bernilai dari apapun kecuali menemukan kemana jalan Tuhan dan berjalan kearah sana.
- Bd: Abraham Lincoln ketika menjawab pertanyaan orang – orang disekitarnya saat masa perang dunia kedua berlangsung. Mereka bertanya, apakah tuan yakin kalau Tuhan berpihak pada Amerika? Jawabnya, “saya tidak tau dan saya belum memikirkannnya”. Hal yang ingin sekali saya ketahui adalah apakah kita berada pada pihak Tuhan?
- Hal yang paling penting adalah bukan seberapa cepat kita memperoleh sesuatu atau berada di suatu tempat melainkan bagaimana kita tiba disana? Tidak ada waktu yang sia – sia (berlalu) jika kita pergunakan untuk menanti – nantikan Tuhan.
Nyanyian penyembahan dan perjamuan kudus:
- Engkau Tuhan yang setia, waktuMu selalu yang terbaik.
- Tuhan Kau sempurna dalam rencanaMu dan karyaMu
- Yesus namaMu indah…


