Pendahuluan
- Ayat Alkitab yang kita baca (tulisan rasul Paulus) ini memberitahukan kepada kita bahwa: Allah yang kita percayai didalam Yesus Kristus adalah Allah yang memiliki kekayaan dan kemuliaan yang tak terbatas. Bahkan bagian lain dari Alkitab memberitahukan bahwa jalan-jalan di surga itu seluruhnya terbuat dari emas.
- Rasul Paulus, melalui suratnya kepada jemaat di Filipi menyampaikan bahwa kita tidak perlu ragu mengenai kemampuan Allah untuk menyediakan, serta melimpahi kita dengan kekayaan dan kelimpahanNya, membuat kita mengalami peningkatan, kesembuhan, dll. Itu sebabnya kalimatnya berbunyi: Allahku akan…”.
- Disamping mengetahui bahwa Allah yang kita sembah itu adalah Allah yang memiliki kekayaan dan kemuliaan yang tak terbatas. Hal penting lainnya yang perlu kita ketahui adalah bagaimana menarik masuk sebagian dari kekayaan dan kelimpahanNya itu kedalam kehidupan kita sehingga kita mengalami apa yang disebut dengan peningkatan dan kemajuan?
Firman Tuhan tidak berdusta
- Pernahkah kita mendapati diri kita berada di tempat dimana kita meyakini janji Tuhan mengenai penyediaan dan peningkatan, tetapi sementara kita sedang berdiri ditengah kesulitan keuangan, mengalami penyakit serta keadaan seolah tidak bisa keluar dari masalah bahkan sangat terpuruk?
- Hal ini bukan berarti bahwa Firman Tuhan itu berdusta. Ini disebabkan oleh ketidaktahuan seseorang dalam menarik kelimpahan Tuhan kedalam kehidupannya. Oleh sebab itu mengerti hukum mengenai peningkatan adalah hal yang sangat penting bagi umat Tuhan sehingga mereka tidak hanya sekedar meyakini bahwa firman itu benar, tetapi keadaan mereka juga sama dengan apa yang mereka Yakini.
- Berikut ini akan saya jabarkan tentang tiga hukum dalam mengalami peningkatan. Ketiga hukum ini akan kita kupas dari beberapa bagian kitab PL dan PB, Yaitu:
- Keadaan hati harus baik (Mrk 4;3-8).
- Dalam perumpamaan mengenai penabur ini, Yesus menjelaskan tentang empat kondisi hati yang berbeda, antara lain: Hati yang keras serta tidak bersyukur, hati yang berbatu – batu, hati yang dipenuhi dengan rumput liar dan hati yang telah dibajak.
- Jika kondisi hati kita adalah tergolong hati yang keras serta tidak bersyukur, maka kita tidak akan bisa mengalami kemajuan dan peningkatan dalam kehidupan sehari – hari. Sikap ragu dan sinis kita tidak akan memberikan tempat bagi pemulihan dan peningkatan yang diakibatkan oleh percaya pada janji – janjiNya.
- Begitu pula jika kita memiliki keadaan hati yang berbatu-batu. Hal ini mengakibatkan kita mudah mengalami serangan. Bahkan saat segala sesuatu tidak terjadi seperti yang kita harapkan, maka mudah bagi kita untuk segera mengabaikan pengharapan akan janji Tuhan.
- Jika hati kita dipenuhi dengan rumput-rumput liar, maka mudah bagi kekhawatiran dunia ini, termasuk kecerobohan hidup, prilaku curang, dan nafsu duniawi, mengakibatkan benih yang ditaburkan ke dalam hati kita segera layu, mati dan tidak menghasilkan buah.
- Hati yang telah dibajak. Dengan disingkirkannya batu-batu serta rumput-rumput liar dari dalam hati kita akan menjadikan hati kita menjadi lembut dan mudah dibentuk. Hati itu bisa menerima benih firman Tuhan dan menghasilkan tuaian hingga berlipat ganda.
2. Kenali keterbatasan kita, lalu abaikan (Luk 18;27).
- Dalam ayat Alkitab ini, Yesus berkata: Apa yang tidak mungkin bagi manusia, mungkin bagi Allah. Dengan kata lain, Yesus ingin menyampaikan agar setiap orang percaya tidak berpikir kerdil, tidak menerima keadaan biasa – biasa saja, serta tidak membiarkan kata, “tidak pernah” membelenggu orang – orang percaya.
- Pada dasarnya banyak diantara kita yang mengerti bahwa kita dapat berbuat lebih banyak dari pada yang kita pikirkan, namun yang terjadi adalah kita sering berbuat lebih sedikit dari apa yang dapat kita kerjakan. Bahkan tidak sedikit diantara kita yang berkata: Tidak dapat dikerjakan, tidak pernah bisa, dst.
- Ketika seseorang berkata: Tidak pernah, tidak bisa dikerjakan, tidak mungkin, dst, sesungguhnya kita sedang menaruh batasan pada apa yang dapat kita kerjakan. Kita tidak akan pernah tau apa yang tidak dapat kita perbuat sebelum kita mencobanya. Oleh sebab itu, kenali keterbatasan kita, lalu abaikanlah.
- Sebagai orang Kristen, kita seharusnya dikenal sebagai orang yang tekun, komit dan bertahan sebab kita mempunyai banyak saksi yang menjadi teladan (Ibr 12;1). Oleh sebab itu jangan kuatir tentang berapa banyak uang, kemampuan, peralatan yang diperlukan untuk memulai; mualilah dengan sebuah tekat dan komitmen.
- Bd: Yang terpenting bukanlah apa yang kita miliki melainkan apa yang kita kerjakan dengan apa yang kita miliki itu.
3. Memberi tanpa mengingat (Kis 20;35).
- Salah satu cara terbaik untuk menilai seseorang adalah melalui apa yang ia ucapkan. Cara yang jauh lebih lagi adalah melalui apa yang ia kerjakan. Tetapi cara yang terbaik untuk menilai seseorang ialah melalui apa yang ia berikan.
- Ayat Alkitab yang kita baca ini berkata: Adalah lebih berbahagia memberi daripada menerima. Mengapa dan bagaimana bisa? Karena orang yang memberi selalu menerima, itu sebabnya Alkitab menyebutnya adalah lebih berbahagia!
- Hukum penuaian adalah: Menuai lebih banyak dari yang di tabur. Itu adalah benar; bayangkan, kita menabur sebiji buah manggis, lama kemudian kita menuai ratusan bahkan ribuan buah manggis.
- Kunci dari kehidupan yang meningkat adalah jika kita mempunyai berilah, jika kita tidak mempunyai, berilah. Memberi adalah bukti bahwa kita telah menakhlukkan ketamakan dan keegoisan. Henry Drummon berkata: Tidak ada kebahagiaan dengan memiliki atau menerima, tetapi hanya dengan memberi.
Nyanyian dan penyembahan
- Ku rindu Kau Tuhan…
- JanjiMu sperti fajar pagi hari.



reprehenderit illum rerum explicabo corporis error eaque repellat. accusamus voluptatem impedit ratione et tempora non quod fugiat suscipit praesentium et.
nisi aut ut iusto earum id ex eos numquam corporis tempore modi natus libero assumenda. nulla animi et pariatur cupiditate aliquam sapiente nihil esse excepturi. temporibus doloremque nisi ut porro di
nostrum corporis quis et sunt aspernatur. quos sint voluptatibus ipsum provident molestiae necessitatibus sapiente quibusdam repudiandae aut officiis sint id.