MENGERJAKAN/MENYELESAIKAN KEHENDAK TUHAN (MZM 139;13-16).

dove, hand, trust-3426159.jpg

Pendahuluan

  • Perhatikanlah ungkapan kalimat yang dicatat dalam ay;16 ayat bacaan kita ini, yakni kalimat yang berbunyi: Mata-Mu melihat selagi aku bakal anak, dan dalam kitab-Mu semuanya tertulis hari – hari yang akan dibentuk, sebelum ada satupun dari padanya.
  • Kalimat yang berbunyi, “dalam kitab-Mu semuanya tertulis hari – hari yang akan dibentuk, sebelum ada satupun daripadanya” menjelaskan bahwa; Allah memiliki suatu maksud/tujuan/alasan yang sangat spesifik ketika Ia menciptakan kita.
  • Terlepas apakah kita menyadarinya/tidak, mempercayainya/tidak, dilahirkan dikeluarga kristen/tidak, lahir karena ketidaksengajaan/tidak. Kepada setiap orang  Allah telah merancangkan rancangan – rancangan yang baik, istimewa dan luarbiasa.
  • Itu sebabnya mengapa kalimatnya berbunyi:
    • Allah telah melihat kita sebelum kita lahir (139;16a).
    • Allah sudah menuliskan akan seperti apa hari – hari kita kedepan, jauh sebelum hari – hari tersebut terjadi (139;16b).
    • Allah telah menenunkan talenta, kemampuan, bakat, potensi serta keinginan-Nya kedalam bagian diri kita, bersamaan dengan pembentukan tubuh kita ketika kita berada dalam kandungan ibu kita (139;16b).
  • Bd: Kebanyakan orang mengira bahwa, dirinya sendiri-lah yang menginginkan “sesuatu” itu, tetapi sesungguhnya tidak demikian. Sebab, seseorang tidak akan bisa menjadi “sesuatu” jika Allah tidak menaruhkan keinginan/kecendrungan atau kemampuan tertentu dalam diri orang tersebut (Ul 8;18).

Allah tidak memaksakan kehendak-Nya

  • Walau Allah telah merangcangkan hal – hal  yang baik dalam hidup kita sejak dari semula, bahkan Ia telah menuliskan semua hari – hari baik yang akan kita jalani kedepan, tetapi semua itu tidak akan terjadi dengan sendirinya. Mengapa? Sebab Allah tidak akan memaksakan apa yang menjadi kehendak-Nya atas hidup kita.
  • Jika kita tidak mengerti, tidak berupaya mengejar dan menemukan apa yang merupakan kehendak/tujuan Allah atas hidup kita, maka ia tidak akan terwujud.   Apalagi jika kita membiarkan keadaan yang mengendalikan hidup kita, maka apa yang merupakan kehendak Allah tidak akan terwujud atas hidup kita.
  • Memang benar bahwa Allah berkuasa dan berdaulat atas hidup kita, bahkan tidak ada suatu apapun yang terjadi atas hidup tanpa seijin Tuhan, tetapi bukan berarti bahwa Ia mengendalikan hidup kita seperti mengendalikan pion catur.  Ada satu bagian yang merupakan peran kita, yaitu; kesadaran, respon, serta pilihan kita (Ul 30;19).
  • Bd: II Pet 3;9 vs Mat 7;13-14.

: Banyak yang terjadi/yang kita lakukan dalam hidup kita yang bukan merupakan kehendak Allah melainkan merupakan kehendak/pilihan sendiri.

: Sifat manusia selalu mencari jalan pintas atau jalan yang lebih mudah, itu sebabnya jalan hidupnya jadi berliku-liku.

  • Bd: Air selalu mencari jalan yang lebih mudah.

Mengapa harus mengerjakan kehendak Allah?

  • Adapun yang merupakan alasan mengapa setiap orang percaya harus mengejar dan mengerjakan apa yang merupakan kehendak Allah dalam hidupnya, adalah: Karena suatu saat kelak, apapun yang dikerjakan oleh setiap orang percaya akan diuji oleh Allah (I Kor 3;13).
  • Ayat Alkitab ini memberitahukan  bahwa ada dua jenis penilaian Allah atas setiap pekerjaan seseorang.
    • Pertama, pekerjaan yang berkualitas emas, perak dan batu permata? ini adalah jenis pekerjaan yang tahan uji, sesuai dengan kehendak Tuhan, dan diberi upah (I Kor 3;12,14).
    • Kedua, pekerjaan yang berkualitas kayu, rumput kering, dan jerami? Ini adalah jenis pekerjaan yang tidak tahan uji, tidak sesuai kehendak Tuhan, dan tidak diberi upah (I Kor 3;12,15).
  • Perbandingan dua macam bahan dasar pekerjaan yang dicatat dalam ayat Alkitab ini menjelaskan bahwa; mutu atau kualitas dari sebuah perkejaan jauh lebih penting dihadapan Allah daripada jumlah atau banyaknya hal yang dikerjakan oleh seseorang.
  • Bd: Emas, perak dan batu permata adalah barang yang kecil dan jarang disimpan dalam jumlah yang banyak, namun memiliki nilai yang sangat tinggi. Sedangkan kayu, rumput kering dan jerami adalah barang yang dapat dikumpulkan dalam jumlah yang banyak tetapi nilainya sangat kecil.

Nyanyian dan penyembahan:

  • Ajarku mengerti segala rencanaMu
  • Ku rindu setiap waktu, hidupi
  • Musim akan slalu berganti…
  • Tuhan ku mau menyenangkan Mu

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *