KEHIDUPAN YANG PENUH MAKNA (EFESUS 1:3-8)

family, parents, mother-2485714.jpg

Pendahuluan

  • Perhatikanlah ungkapan kalimat yang dicatat dalam ay;4-5 ayat bacaan kita ini, yakni kalimat yang berbunyi: Sebab didalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat dihadapanNya. Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak – anakNya, sesuai dengan kerelaan kehendakNya,…
  • Frasa, “Didalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan” adalah menunjuk pada: Bagaimana Allah telah merancang kehidupan yang penuh makna bagi setiap kita sebelum dunia dijadikan. Allah telah memilih dan memanggil kita kepada kekudusan bahkan sebelum dunia dijadikan.
  • Bd: Kita diampuni, diberi segala hikmat dan kebijaksanaan untuk melakukan pekerjaan besar, untuk membawa berkat bagi keluarga dan juga kerajaan Allah. Kita diberkati di sorga dan di dunia, dengan maksud agar kita memiliki hidup yang bermakna.
  • Melihat apa yang disampaikan oleh Firman Tuhan ini maka dapatlah kita mengerti bahwa sesungguhnya, setiap kita dilahirkan untuk sebuah kehidupan yang penuh makna/sangat indah; untuk memperoleh kemenangan atas seluruh persoalan/keadaan yang ada, bisa antusias menghadapi dunia yang bermasalah dan melepaskan kehidupan yang penuh makna kedalamnya.

Kehidupan adalah sesuatu yang sangat hebat

  • Hari – hari ini kita sering mendengar orang mengeluhkan kehidupan dan memperlihatkan bahwa kehidupan seolah – olah tidak bermakna. Bahkan ada orang yang dianggap cerdas, tanggap, berpendidikan, namun mereka bisa mengatakan bahwa kehidupan tidak memiliki makna?
  • Mereka menggerutu, mengeluh dan tidak memperlihatkan makna dari kehidupan itu sama sekali. Ada apa dengan mereka? Apakah mereka tidak bisa melihat seperti apa kehidupan yang sebenarnya? Apakah mereka tidak bisa menerima atau merasakan? Atau mereka tidak memiliki pengertian yang dalam?
  • Alkitab mengajarkan bahwa Allah telah merancang kehidupan yang penuh makna bagi setiap kita sebelum dunia dijadikan. Allah telah memilih dan memanggil kita kepada kekudusan bahkan sebelum dunia dijadikan (Ef 1;4).
  • Jika kita mengisi hidup kita dengan kegiatan – kegiatan yang bermakna maka kehidupan akan bermakna/bisa menjadi indah, apabila kita bisa melihat keajaiban didalamnya – penuh minat – penuh gairah, dsb, maka kita akan mengalaminya. Kita bisa melakukan apapun atas kehidupan; membentuknya, menguasainya bahkan menjadikannya bermakna.
  • Walau ini tampak sulit dimengerti tapi saya harus mengatakannya: Kehidupan terdiri/ dibentuk melalui berbagai masalah. Artinya, jika kita tidak menyukai apa yang terjadi, kita seharusnya menguasainya, melakukan sesuatu untuk mengatasinya dan menjadikannya menjadi sesuatu yang seharusnya. Kehidupan adalah sesuatu yang sangat hebat jika ditata dengan kreatif.

Tidak ada hal baik yang tidak bisa dilakukan

  • Dalam kitab Kejadian 1;28 kita membaca: Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka… Kata, “memberkati” berarti; memberikan kebaikan, pertolongan dan hal – hal baik kepada orang lain melalui perkataan. Hal ini mencakup hal – hal jasmani dan rohani. Didalamnya termasuk kesehatan, kemakmuran, vitalitas, kesejahteraan, keamanan, kebahagiaan, dan perlindungan.
  • Ketika Allah memberkati Adam dan Hawa, Dia sedang memberikan hal – hal baik dan pertolongan kepada mereka melalui kuasa FirmanNya, sehingga mereka dapat menerima dan memanifestasikan semua kebaikan itu dalam hidup mereka. Kita sebagai keturunan Adam dan Hawa sebenarnya hidup dalam keadaan diberkati sehingga dapat melepaskan kehidupan yang penuh makna (Bd, Ef 1;3. Mzm 5;13).
  • Bd: Kehendak Allah untuk memberkati anak – anakNya tidak pernah dibatalkan dan tidak akan pernah dicabut kembali (Rom 8;32. 1 Twr 17;27).
  • Banyak orang tidak mengerti/menyadari kuasa dibalik berkat Allah. jika kita mengerti maka kita akan bersedia melakukan apa saja yang jauh lebih besar dari sebelumnya untuk menolong orang lain/membangun hidup yang bermakna.
  • Bd: Yakub bersedia menipu saudaranya, bergumul dengan malaikat, alasannya adalah karena ia mengerti kuasa dibalik berkat (Kej 27, 32).

Nyanyian dan perjamuan kudus

  • Seperti rusa rindu sungaiMu
  • Yesus namaMu indah

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *