BERANI KONFRONTASI (FILIPI 3;17-21).

Ruben Yonatan

Pendahuluan

  • Setelah belajar dari kitab Filipi 3;17-21 dua minggu berturut-turut, yang menjelaskan bahwa  prinsip, nilai, gaya hidup, pola pikir dan budaya kekristenan merupakan sesuatu yang paradoks atau berbeda/bertentangan/berlawanan dengan prinsip dan nilai serta gaya hidup yang dianut/diajarkan oleh dunia pada umumnya.
  • Maka pada kesempatan ini saya akan mengajak kita sekalian untuk melihat alasan mengapa nilai, prinsip, pola pikir, gaya hidup serta budaya kekeristenan itu merupakan sesuatu yang paradoks/bertentangan  dengan nilai, prinsip, gaya hidup, pola pikir serta budaya yang dianut/diajarkan oleh dunia?
  • Sebab, jika kita memperhatikan sejarah penciptaan alam semesta yang dicatat dalam kitab Kej 1 & 2 maka tampak jelas bagi kita bahwa seluruh tatanan jagat raya ini sudah sedemikian rapi dan teratur tersusun, baik perputarannya, pengoperasiannya maupun multiplikasi kehidupan yang ada.    
  • Tapi kini, mengapa ada pertentangan? Misalnya: Orang yang banyak berbuat baik, suka menabur dan menolong orang lain, sering sekali harus mengalami kenyataan hidup yang tragis. Sebaliknya, orang yang menimbulkan masalah justru mengalami keberuntungan bahkan tidak jarang bahwa mereka lebih sukses secara ukuran duniawi. Paradoks, bukan?
  • Berikut ini adalah beberapa alasan yang perlu kita  simak jika kita ingin mengerti apa  penyebab terjadinya paradoks antara nilai/prinsip kekristenan dengan nilai/prinsip yang diajarkan oleh dunia ini, antara lain adalah:     
  1. Untuk melatih kita menjadi serupa seperti Yesus (Kel 15;3).
  • Salah satu aspek atau sifat khusus dari Tuhan yang sering sekali dilupakan ialah bahwa disamping sebagai Raja atas segala raja, Ia juga adalah Pahlawan Perang. Dia yang kita kenal didalam Yesus Kristus sebagai Pribadi lemah lembut, baik serta humanis, ternyata adalah Panglima Bala Tentara Sorga (Yos 5;14-15).
  • Artinya apa? Artinya adalah: Jika kita ingin menjadi serupa seperti Yesus Kristus dalam setiap aspek karakter dan sifatNya maka kita harus belajar berkonfrontasi atau belajar melakukan peperangan rohani. Dan peperangan rohani yang kita lakukan adalah melawan nilai, prinsip, gaya hidup, pola pikir yang dipengaruhi oleh musuh-musuh rohani kita, yaitu iblis (Ef 6;12).
  • Salah satu contoh dari nilai, prinsip, pola pikir atau gaya hidup yang telah dipengaruhi oleh musuh-musuh rohani kita, antara lain adalah:
  • Melayani dan bukan dilayani (Mrk 10;45).\

Melayani dan bukan dilayani (Mrk 10;45).

A. Bagi dunia melayani bukanlah prinsip, nilai dan gaya hidup yang tepat.

Bagi dunia melayani bukanlah prinsip, nilai dan gaya hidup yang tepat. Dunia justru mengharapkan yang sebaliknya yaitu dilayani (Mrk 10;45).

B. Lebih berbahagia memberi dari pada menerima(Kis 10;35)

Sejak kejatuhan manusia kedalam dosa, manusia kehilangan kebahagiaan sejati yang berasal dari Tuhan. Sebagai gantinya manusia mencari kebahagiaan sejati melalui cara menghimpunkan kekayaan dan materi.

C. Jika aku lemah maka aku kuat ((2 Kor 12;10).

Tuhan senang melihat setan dikalahkan

  • Dalam kehidupan yang berlangsung didunia ini, biasanya seseorang tidak akan belajar sesuatu atau bahkan tidak akan dapat mencapai sesuatu apapun kalau tidak ada suatu rintangan/peperangan. Itu sebabnya ada pepatah berkata: Tidak ada perjuangan, tidak ada perolehan.
  • Saya meyakini bahwa salah satu alasan mengapa Tuhan mengijinkan iblis ada di bumi (dibuang ke bumi ini) ialah demi kebaikan orang percaya itu sendiri, yakni; agar orang percaya bertambah kuat dalam iman, dapat mengalahkan setan dan menjadi seperti Kristus. Bapa senang dengan semua hal ini.
  • Bd: Agar otot-otot kita berkembang perlu ada suatu kekuatan yang menentang. Untuk seseorang menjadi lebih kuat maka ia perlu   mengerahkan tenaga melawan beberapa macam penolakan, khususnya hal-hal berat.
  • Bd: Alasan mengapa Allah menyisakan 7 bangsa di negeri Kanaan dan hidup berdampingan dengan bangsa Israel adalah untuk mengajar mereka berperang/ konfrontasi (Bd, ada kata janganlah… dalam Ul 7;1-11).

Nyanyian dan Penyembahan:

  • Pujian dan syukurku kubawa padaMu
  • Kau Allah yang setia bapa yang mulia

5 komentar untuk “BERANI KONFRONTASI (FILIPI 3;17-21).”

  1. The Beatles – легендарная британская рок-группа, сформированная в 1960 году в Ливерпуле. Их музыка стала символом эпохи и оказала огромное влияние на мировую культуру. Среди их лучших песен: “Hey Jude”, “Let It Be”, “Yesterday”, “Come Together”, “Here Comes the Sun”, “A Day in the Life”, “Something”, “Eleanor Rigby” и многие другие. Их творчество отличается мелодичностью, глубиной текстов и экспериментами в звуке, что сделало их одной из самых влиятельных групп в истории музыки. Музыка 2024 года слушать онлайн и скачать бесплатно mp3.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *