Pendahuluan
- Dalam ibadah raya minggu pertama yang lalu, dimana dalam ibadah tersebut kita sekaligus memperingati hari raya Pentakosta yakni hari pencurahan Roh Kudus atas gerejaNya, kita belajar dari kitab Kis 1;6-11.
- Dari beberapa ayat Alkitab yang kita baca tersebut, kita memfokuskan pembahasan kita pada apa yang dicatat dalam ay;8, yakni ayat yang mencatat tentang maksud dan tujuan utama dari pencurahan Roh Kudus atas orang percaya, yakni supaya menjadi saksi; di Yerusalem, Yudea, Samaria dan sampai ujung bumi.
- Arti menjadi saksi, menyaksikan perbuatanNya dan apa-apa saja yang telah dikerjankan-Nya dalam seluruh kehidupan kita. Oleh sebab itu, menjadi saksi Kristus bukanlah hal yang mudah, karena hal ini tidak mungkin dikerjakan berdasarkan kemampuan dan kebiasaan belaka tapi oleh kuasa Allah (Kis 1;8).
- Rasul Paulus menyebutkan bahwa “menjadi saksi” adalah merupakan hak istimewa atau sebuah kehormatan yang luar biasa dimana kita diberi kesempatan bekerja bersama Allah/menjadi rekan sekerja Allah dan menjadi perwakilan/utusan Allah dalam membangun kerajaanNya di muka bumi ini (Lih, 2 Kor 5;18,20 ; 6;1).
- Bd: Yesus telah mengerjakan dan menjamin keselamatan bagi kita. Melalui kelahiran baru Dia mencangkokkan kita kedalam keluarga Kerajaan Allah, Ia memberikan Roh Kudus dan menjadikan kita alat KerajaanNya di dunia ini (Ef 2;19. Bd, Yerusalem…
Mengapa menjadi saksi disebut hak istimewa dan mengagumkan?
- Berikut ini kita akan melihat beberapa poin penting yang merupakan alasan mengapa menjadi saksi itu disebut sebagai hak istimewa yang mengagumkan. Adapun beberapa alasan yang dapat diperhatikan antara lain:
- Bersaksi memberi pengaruh pada kehidupan kekal (Kis 4;12).
- Salah satu masalah pokok yang tidak boleh dilupakan oleh orang percaya ialahbetapa sia – sianya hidup ini tanpa Kristus, kita benar – benar terhilang, hidup tanpa harapan dan menuju pada perpisahan abadi dengan sang Pencipta. Tidak peduli seberapa puas dan berhasil tampaknya manusia, semua orang membutuhkan Yesus.
- Ketika orang percaya bersaksi tentang karya Kristus, itu mempengaruhi masa depan abadi seseorang, ia memberi hasil yang berlangsung selamanya. Oleh sebab itu menjadi saksi jauh lebih penting ketimbang pekerjaan, keberhasilan atau tujuan apapun yang dapat diraih selama hidup dimuka bumi ini.
- Hasil pekerjaan kita tidak memiliki pengaruh pada kekekalan! Tidak ada apapun yang kita kerjakan yang akan bernilai luar biasa dan mengagumkan sebanyak menolong orang lain memiliki hubungan kekal dengan Allah. Karena itu kita harus bersungguh – sungguh dengan tanggungjawab/keistimewaan ini.
- Bd: Ketika teman kita menderita kanker atau Aids; kita tau apa obatnya namun menahan semua informasi yang dapat menyelamatakan nyawanya, bukankah itu sebuah kejahatan besar? Memberi tahu orang lain bagaimana bisa memiliki hidup kekal merupakan hal terbesar yang bisa kita kerjakan bagi mereka (Lih. Yeh 3;18. Mat 28;18-20).
2. Bersaksi menjadikan hidup lebih berarti (Kis 20;24).
- William james yang adalah seorang Philsuf – ahli sejarah dan pakar Psykolog terkemuka asal Amerika Serikat yang hidup pada tahun 1842-1910 berkata: Pemanfaatan terbaik dari kehidupan ialah menggunakannya untuk sesuatu yang berlangsung lebih lama dari pada kehidupan itu sendiri.
- Pertanyaannya, apa yang lebih lama dari kehidupan itu sendiri? Kerajaan Allah. Kerajaan Allah akan berlangsung selamanya sedangkan segala sesuatu yang lain akan binasa. Karena itu perlu menjalani hidup dengan penyembahan, persekutuan dan pelayanan/bersaksi sebab hasil dari kegiatan ini bertahan selamanya.
Jelang perpisahan dengan jemaat di Efesus
- Jelang perpisahan dengan jemaat di Efesus, Paulus berkata: Aku tidak menghiraukan nyawaku sedikitpun, asal saja aku dapat menyelesaikan pelayanan yang ditugaskan Tuhan kepadaku. Dengan kata lain, Paulus mau berkata, jika kita gagal menjadi saksi tentu kita sedang menyia – nyiakan kehidupan yang Allah berikan kepada kita.
- Ada orang di planet ini yang hanya kita dapat menjangkaunya; mungkin karena alasan pekerjaan, keadaan tempat atau karena Allah telah menetapkan bahwa kita adalah jawaban baginya. Walau hanya satu orang yang dijangkau masuk sorga, hidup kita telah membuat perbedaan bagi kekekalan.
- Bd: Yesus Kristus mulai memahami panggilanNya saat usia 12 tahun (Luk 2;41-52), dan 21 tahun kemudian saat menjelang ajal di kayu salib, Yesus berkata; Sudah selesai (Yoh 19;30).
- Bd: Ketika para murid berbicara tentang kepentingan, keinginan dan kekuasaan dunia Yesus segera mengalihkan pembicaraan kepada penginjilan. Artinya, Yesus ingin agar mereka memusatkan perhatian pada menjadi saksi (Mat 24;14. Kis 3;21).
Nyanyian penyembahan
- Tak akan pernah kusesali mengiring Yesus
- Berikan pada kami hati yang mengasihi
- Kini aku percaya – Sampai akhir hidupku



Pingback: how much does cialis cost with insurance