PRINSIP MENGELOLA USAHA YANG BERHASIL

coffee shop, barista, cafe-1209863.jpg

Pendahuluan

  • Setelah kita mempelajari beberapa hal penting yang berkaitan dunia bisnis/usaha, mulai dari minggu pertama kemaren, yakni: Rahasia Berhasil Tapi Tetap Rendah hati dan Ketika Bisnis Terdampak Krisis. Maka pada hari ini  saya akan berbagi kepada kita sekalian sebuah topik pembahasan yang baru, yakni: Prinsip Mengelola Usaha Yang Berhasil.
  • Adapun prinsip – prinsip yang akan kita pelajari dalam pertemuan ini adalah prinsip yang diajarkan oleh Alkitab. Alasannya adalah karena prinsip  Firman Tuhan memang telah  terbukti berhasil dalam menghadapi berbagai terpaan badai/krisis, bahkan berhasil dalam jangka panjang serta dapat menjawab semua musim dan tantangan.
  • Bd: Firman Tuhan membangun seluruh struktur yang digunakan dalam menjalankan bisnis. Ia merupakan satu dasar dari sebuah bangunan. Oleh sebab itu, prisnsip Firman dalam menjalankan bisnis tidak diberikan dengan “gaya kafe” . artinya, kita tidak boleh mengambil dan memilih mana yang kita sukai saja kemudian mengabaikan yang tidak kita sukai.
  • Bd: Seseorang dapat mendirikan suatu rumah (bisnis) tanpa memiliki dasar yang kuat, namun ketika angin menerpa dan ombak menghantam, maka bisnis yang kita dirikan itu akan roboh (Mat 7;24-25).

Prinsip mengelola uasaha yang berhasil?

  • Pertanyannya adalah, apakah prinsip dalam mengelola usaha yang berhasil menurut Alkitab? Ada beberapa, antara lain:
  1. Jadilah Rendah Hati (Flp 2;5-8)
    • Melalui tulisan rasul Paulus ini, kita diminta agar mengikuti teladan yang diperlihatkan oleh Yesus Kristus semasa hidupNya ketika Ia melayani bersama para murid – muridNya. Teladan yang diperlihatkan tersebut adalah RENDAH HATI. Yakni, Ia rela melepaskan tahta surgawiNya demi hidup sebagai manusia biasa diantara umat ciptaanNya.
    • Bahkan para pakar kepemimpinan sekuler mengerti bahwa pemimpin – pemimpin yang hebat adalah mereka yang rendah hati, serta yang mampu menjadikan orang – orang yang dipimpinnya menjadi besar.
    • Menjalankan usaha, atau memimpin suatu organisasi membutuhkan karakter yang tangguh, yakni rendah hati. Ia percaya bahwa ia ada diposisi seperti sekarang ini adalah karena kemurahan Tuhan.
  • Ciri orang yang rendah hati ketika menjalankan usaha:
    • Menyadari bahwa Kristus harus menerima kemuliaan melalui karir kita (Kol 3;17).
    • Miliki roh yang positif (Flp 2;14).
    • Memperhatikan ucapannya (Ams 8;8).
    • Terus belajar (Ams 1;5).
  1. Jaga integritas (Ams 2;7. Mzm 18;23).
    • Ketika kita bekerja dibidang politik, sektor profesional, dunia usaha dan pelayanan gereja, kita adalah utusan Kristus, dan Kristus harus dimuliakan melalui pekerjaan tersebut.
    • Demi memenangkan persaingan, mendapatkan proyek/promosi, seseorang dapat saja tergoda untuk melakukan kompromi dengan mengorbankan prinsip – prinsip kebenaran, apalagi bila hasilnya menggiurkan.
    • Integritas kita sangat berharga. Jangan biarkan siapapun atau apapun  menghancurkan integritas kita. Firman Tuhan penuh dengan janji – janji bagi mereka yang menghormatiNya (I Sam 2;30. Pengk 10;1).
    • Ciri orang yang menjaga integritas dalam dunia usaha:
      • Bekerja keras (Ams 10;4, 21;5, 27;33).
      • Memuliakan Tuhan dengan kekayaannya (Ams 3;9, 11;25).
      • Mengendalikan kemarahan (Ams 15;18, 16;32, 29;11. Kol 3;8).
      • Mencari nasehat yang baik (Ams 11;14, 13;18).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *