Pendahuluan
- Perhatikanlah ungkapan kalimat yang dicatat dalam ay;8 ayat bacaan kita ini, yakni kalimat yang berbunyi: Aku hendak mengajar dan menunjukkan kepadamu jalan yang harus kau tempuh; Aku hendak memberi nasehat, mataku tertuju kepadamu.
- Ungkapan kalimat “Aku hendak mengajar dan…” menjelaskan, bagaimana Allah menginginkan agar setiap kita:
- Membiarkan Dia memimpin kehidupan kita setiap hari, setiap bulan bahkan setiap tahun.
- Allah ingin agar setiap kita membiarkan Dia menuntun kehidupan kita dari waktu ke waktu.
- Allah ingin agar setiap kita bersedia dipimpinNya dengan sukarela dan dengan penuh suka cita, tidak seperti kuda atau bagal yang harus dikendalikan dulu baru mau dekat (ay;9).
- Perbandingan terhadap kuda/bagal yang dikutip oleh pemazmur ini bertolak dari pengalaman yang terjadi diwaktu lampau, dimana bangsa Israel pernah menolak untuk hidup dibawah pimpinan/tuntunan Tuhan Allah, dan akibatnya adalah musuh – musuh bangsa itu mengejar dan membinasakan mereka dengan sangat cepat (Yes 30;15-16,17).
Rahasia untuk menerima segala hal baik dari Tuhan
- Pada tahun 2020 ini, pengajaran GBI Life Springs focus kepada, bagaimana agar setiap umat Tuhan dapat menerima (mengalami) segala hal yang terbaik dari Tuhan (Getting The best Things Of God).
- Setelah belajar, saya mengerti bahwa salah satu cara agar setiap kita dapat menerima/mengalami hal – hal baik dari Tuhan adalah dengan membiarkan Tuhan memimpin/menuntun hidup kita.
- Bd: Manusia terbatas dalam;
- Hal pemahaman tentang apa yang terbaik baginya, tetapi Tuhan tidak. Itu sebabnya kita perlu membiarkan Dia memimpin kita.
- Tidak mampu melihat masa depan, bahkan hari esok.
- Tidak mengerti pengalaman, keahlian, apa yang kita perlukan untuk memenuhi rencana Tuhan atasnya.
- Tidak paham hal apa yang benar – benar memuaskan dan membahagiakannya.
- Ijinkan saya untuk menyentuh hati kita sekalian melalui pertanyaan berikut ini: Seperti apa kita membangun kehidupan kita selama ini? Apakah kita membiarkan Tuhan memimpin/ menuntun hidup kita atau kita mengharapkanNya untuk mengikuti kita?
- Jika kita bersikeras untuk memilih dan mengikuti jalan kita sendiri, Tuhan akan tetap mengijinkan kita melakukannya, tetapi akhirnya kita tidak akan bahagia. Tetapi jika sebaliknya; selangkah demi selangkah kita akan menikmati buah yang berkelimpahan, damai, sejahtera dan segala sesuatu yang berasal daripadaNya akan mengikuti kita.
Tujuan pemberian Firman Tuhan
- Alkitab menjelaskan bahwa, tujuan utama dari pemberian/penyampaian Firman Allah hari demi hari dan minggu demi minggu adalah: Supaya setiap kita dapat membedakan antara apa yang berifat duniawi dan rohani, antara apa yang bersifat keinginan daging dan keinginan roh (Ibr 4;12. Bd Gal 5;17).
- Perhatikan! Ada banyak suara – suara yang mencoba bersaing dengan suara Tuhan demi mendapatkan kepatuhan kita (siapa yang akan kita ikuti?). Ada suara perasaan, pikiran, teman dan keluarga suara musuh, masa lampau, peraturan duniawi. Apabila kita tidak dapat membedakan antara yang duniawi dan rohani maka kita tidak akan dapat membungkam kebisingan – kebisingan yang ada itu.
- Memang suara kedagingan, dll, itu sering sekali tampak lebih menggoda dari pada suara Tuhan, tetapi sesungguhnya tidak satupun dari suara – suara itu yang akan memimpin kita kepada kebenaran dan hidup. Sebaliknya, suara – suara itu akan mencegah kita dari melakukan hal – hal yang Tuhan mau supaya kita lakukan.
- Bd: Pesan Yosua kepada bangsa Israel adalah agar bangsa itu mengikuti tabut perjanjian atau pimpinan Tuhan (Yos 3;2-3).


